JAKARTA – Kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Minggu, 21 September 2025, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru Jabodetabek tumpah ruah sejak pagi hari untuk menyaksikan secara langsung rangkaian kegiatan megah yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Acara yang terbuka untuk umum ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Berbagai kegiatan, mulai dari pameran alat utama sistem senjata (alutsista) termutakhir, bakti sosial kesehatan, hingga lomba lari, digelar untuk memeriahkan hari jadi institusi pertahanan negara yang akan mencapai usia ke-80 pada 5 Oktober mendatang. Antusiasme masyarakat yang luar biasa menjadi bukti bahwa TNI selalu memiliki tempat istimewa di hati rakyat.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dalam keterangannya kepada media pada Minggu (21/9/2025), menyatakan bahwa perayaan tahun ini dirancang untuk melibatkan masyarakat secara luas.
“Kegiatan yang pertama adalah pameran alutsista. Kami keluarkan alutsista terbaru yang bisa dilihat masyarakat. Selain itu ada lomba lari dan bakti kesehatan serentak di seluruh Indonesia,” ujar Panglima TNI.
Pameran Alutsista Jadi Primadona
Pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Mereka asyik berswafoto dengan latar belakang alutsista atau bahkan berinteraksi langsung dengan para prajurit yang berjaga. Stan-stan pameran juga diramaikan dengan peragaan seragam khas dari berbagai satuan, serta simulasi interaktif yang memberikan pengalaman mendalam bagi masyarakat awam tentang dunia militer.
"Kami rutin setiap tahun menghadiri pameran HUT TNI. Anak saya bercita-cita jadi TNI, jadi acara ini jadi motivasi,” tutur Nida (42), seorang pengunjung asal Depok yang datang bersama putranya.
Kesaksian Nida mencerminkan bagaimana acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi muda untuk mengabdi kepada negara.
Selain pameran statis, kegiatan TNI Fair juga turut memeriahkan suasana dengan berbagai pertunjukan dan bazar yang menjual aneka produk UMKM binaan TNI.
Bakti untuk Negeri: Kesehatan dan Sembako
Selaras dengan semangat pengabdian, TNI juga menggelar serangkaian program bakti sosial. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah bakti sosial kesehatan yang menyediakan layanan medis gratis bagi masyarakat. Ratusan warga tampak antre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi gigi, hingga layanan medis lainnya.
Di sisi lain lapangan, Dapur Lapangan TNI juga didirikan. Para prajurit dengan sigap memasak dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada pengunjung. Kegiatan ini dilengkapi dengan pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan, sebuah langkah konkret TNI untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Rangkaian kegiatan bakti sosial kesehatan ini ternyata tidak hanya berlangsung di Monas. Dikutip dari keterangan resmi Pusat Kesehatan TNI, program ini telah berjalan sejak 11 September dan akan berakhir pada 4 Oktober 2025.
Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI, Brigjen TNI Nurobi, menjelaskan bahwa target layanan kesehatan tahun ini sangat ambisius, disesuaikan dengan usia emas TNI. “Targetnya 80.000 pengobatan umum, 800 pengobatan gigi, 800 khitanan massal, dan 800 operasi katarak yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelas Brigjen TNI Nurobi.
Panglima TNI Ikut Berlari Bersama Rakyat
Potret layar LED besar yang mempromosikan Open Tournament Panglima TNI Run 5K & 10K Tahun 2025. (Foto: dokumentasi pribadi).
Semangat perayaan juga terasa dalam kegiatan olahraga. Lomba lari 5K dan 10K yang digelar pada pagi hari diikuti oleh ribuan peserta dari kalangan militer dan masyarakat umum. Momen istimewa terjadi ketika Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut serta berlari bersama peserta, menunjukkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat.
Kehadiran langsung pucuk pimpinan TNI ini menambah semarak acara dan memberikan motivasi lebih bagi para pelari.
Menuju Puncak Perayaan 5 Oktober
Rangkaian kegiatan di Monas merupakan pemanasan menjelang puncak perayaan HUT ke-80 TNI yang akan digelar pada 5 Oktober 2025. Dilansir dari panitia HUT TNI, acara puncak akan menampilkan parade pasukan elite dari tiga matra.
Lebih lanjut, perayaan puncak akan menjadi ajang unjuk kekuatan alutsista terbaru pilihan Presiden Prabowo Subianto, yang akan didemonstrasikan secara langsung. Hal ini akan menjadi penegasan komitmen Indonesia untuk terus memodernisasi kekuatan pertahanannya demi menjaga kedaulatan negara.
Post a Comment